THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Kamis, 06 Maret 2008

Kebanggaan

Saat gw ngelewatin sekelompok homo sapiens berkumis nan sok internasional di Senayan, gak sengaja gw denger omongan mereka. Mereka berjumlah lima orang. Dari gayanya sih kayaknya mereka OKB alias Orang Kaya Baru. Gw menamakan mereka si A, B, C, D, dan yang paling nyentrik si E.
A : “Liat deh jam tangan gw ini. Baru lho! Harganya 25 juta. Pas gw beli, si
Christian Gigiono lagi beli jam tangan juga.”
B : “Lo keseleo lidah. Christian Sugiono kali..”
D : “Betewe, nama brand-nya apa? Kalau jam tangan gw ini merek Tissot.”
A : “Ooh, ini merek Cartier. Sebenernya harganya 50 juta. Tapi lagi diskon waktu
itu.”
E : “Gw bete banget. Indonesia gak ada maju-majunya. Gak bisa bikin merek
yang terkenal di luar sono. Sepak bolanya gak bisa menghasilkan orang
hebat berpenghasilan banyak kayak Beckham. Penyanyinya gak bisa sampe
tujuh octave. Pemimpinnya pada gak bener. Pusing…”
C : “Iya. Do I make you proud Indonesia?
Haha. Najong alabebe omongan orang-orang itu. Mereka merendah-rendahkan tanah airnya sendiri. Padahal daripada Indonesia jaman baheula kan lebih mending Indonesia yang sekarang. Emang sih, kadang bete juga dengan kondisi negara kita yang maju dua langkah mundur dua langkah terus puter-puter persis tarian Poco-poco. Tapi gimanapun kita adalah warga negara asli Indonesia, berbahasa Indonesia, dan kita bersaudara. Kita wajib memajukan bangsa kita kan? Kalau dengan bahasa yang lebih keren lagi, One blood, One anthem, One language. We are proud of you.
Tapi seenggaknya kita punya beberapa sisi yang bisa dibanggakan dari tanah tumpah darah ini. Sekarang gw, gak mau lagi mencibir Indonesia (biarpun kadang-kadang iya). Ada beberapa alasan kenapa belakangan ini gw baru sadar dan merasa (sedikit) bangga sama Indonesia :

1. Di negara lain, terutama Amerika. Hollywood itu terkenal banget. Apalagi artis-artisnya yang doyan bikin skandal. Siapa sih yang gak tahu Paris Hilton? Si artis kaya dan suka ganti-ganti pacar itu, fotonya sudah tersebar dari Inggris sampai Papua Nugini. Nah, Hollywood juga terkenal sama film-filmnya yang memang harus kita acungi jempol kaki. Coba tengok keseharian artisnya, glamorous banget. Sekarang balik ke Indonesia. Sebenarnya artis-artis kita juga gak kalah dalam berbuat ulah yang akhirnya menjadi skandal. Perceraian tiada henti plus kawin bolak-balik persis banget kan sama artis Hollywood. Udah gitu siapa sih yang gak tahu Titi Kamal? Si gadis Sunda nan cantik itu, foto-fotonya sudah tersebar dari pulo gadung sampe pedalaman di Irian sana. Film Indonesia juga gak kalah sama yang made in Hollywood. Buktinya film Kuntilanak sampe dibikin trilogy. Itu menandakan masyarakat Indonesia suka banget nonton film yang dekat dengan dunia mereka. Kita gak mungkin nemu film Pocong sampe Sundel Bolong di Hollywood. Cuma bedanya saat ini Indonesia masih cemen kalau bikin film yang menggunakan teknik 3D. Liat deh sinetron di tivi, teknik 3Dnya pas-pas an. Bahkan, tadinya yang mau dibikin naga makan anak kecil malah jadinya kucing makan anak bekicot.

2. Kalau di Amerika sekarang lagi perang menuju White House. Di Indonesia perang kampanye pemilu bukan cuma adu mulut lewat pidato, tapi juga adu jotos. Coba kita inget-inget lagi, banyak banget korban yang tewas pas pemilu. Apalagi kalau mau ada pemilu beredar rumor-rumor kampungan kayak Kolor Ijo, Kutang Merah, dan teman-teman mereka. Hillary Clinton mau mencoba membuat sejarah menjadi Presiden Wanita Pertama Amerika. Sedangkan si rival, Barack Obama yang sempet tinggal di Menteng selama 4 tahun, mau bikin sejarah juga menjadi Presiden Kulit Hitam Pertama Amerika. Di Indonesia sih gak perlu bikin sejarah kaya gitu. Di sini kita udah punya presiden pertama yang jago pidato. Kita juga udah punya presiden yang memimpin Indonesia terlama, sekaligus presiden yang memimpin paling sebentar. Kalau Clinton pengen jadi Presiden cewek Amerika pertama, Megawati udah nyusul duluan pas pemilu ke-5 Indonesia. Bahkan yang lebih hebat lagi Indonesia udah pernah dipimpin sama Gus Dur, presiden buta yang lumayan pinter. Nah presiden kita yang terakhir, punya nama singkatan yang lucu banget. SBY (baca: esbeye) tapi kalau orang luar manggil pak SBY malah jadi kayak gini esbiway. Haha.

3. Baku tembak di Timur Tengah, perang saudara di Timor Leste, bom mahadahsyat di Jepang, sampe krisis yang melanda Kenya juga gak jauh beda sama Indonesia. Untuk urusan ini sih bukannya gw bangga, tapi gw semakin menyadari bahwa Indonesia percis ama negara-negara di luar negeri.

4. Pulau Bali juga salah satu objek pariwisata yang bisa gw banggain dari Indonesia. Pulau serupa juga mirip sama Hawai. Kalau orang luar pengen honeymoon di Bali, justru pasangan kita pengen honeymoon di Hawai.

5. Tempat-tempat dugem di Jakarta itu hasil jiplakannya diskotik luar. Mulai dari suasana, lampu bling-bling, sampai musik dan perilaku orang-orang yang frustasi itu. Kalau urusan dugem, gw gak mau panjang lebar deh.

6. Apa bedanya coba kaki lima sama brand termahsyur Chanel? Kaki lima nongkrongnya di pinggir jalan, Chanel juga bertengger di pinggir Fifth Avenue. Kalau di Eropa dan Amerika brand-brand mahal kececeran di jalan raya, di Indonesia brand serupa tempatnya ada di dalam mal gede yang mesti kita cari lewat peta mal. Tapi buktinya orang-orang kita kuat-kuat aja disuruh keliling mal seharian.

Ok, itu segelintir alasan mengapa gw bangga sama Indonesia. Selain karena Sumber Daya Alam kita plus Sumber Daya Manusia (penganggur) yang kaya sekali, kita juga punya budaya yang pantas dan wajib kita pamerin ke negara-negara lain. Tapi awas aja kalau punya kita diambil sama negara sebelah lagi.

0 komentar: